.::JoM BeRKeNaLaN::.

Ahad, 15 April 2012

Pencapaian ku di usia 24 tahun

Alhamdulillah, AYUB ingin mengucapkan puji dan syukur kepada Tuhan yang Maha Esa yang telah memberkati AYUB sehingga ke hari  ini. AYUB juga ingin mengucapkan terima kasih bagi seluruh pihak yang telah membantu AYUB dalam pencapaian AYUB di usia 24.. Terima kasih


AYUB mengakui bahwa AYUB adalah manusia yang mempunyai keterbatasan dalam berbagai hal. Oleh karena itu tidak ada hal yang dapat diselesaikan dengan sangat sempurna.



Diharap agar pencapaian yang dihasilkan dapat menjadikan AYUB anda dan semua lebih bertambah keimanan kepada Allah SWT.amin..

Penulis:
MOHD AYUB BIN MOHD SALIKHIN
Tulisan ini AYUB persembahkan untuk seluruh pembaca dan masyarakat Malaysia khususnya.


http://kmfnetwork.blogspot.com/





Ahad, 1 April 2012

Happy Birthday my LOVE today 2/4/2012 is your special day wish u from the bottom of my heart the happiness


May happines be your gift...
today and always! my love

   Kasih abg

Kasih tiada banding setia tiada tara

Bagaimanapun jua

Abg pelindung dirimu sayang

Walaupun tak akan tercapai jejarimu di ganu

Begitulah kasih abg

Setia melindungi diri tika panas mencuba menggores pipi

Dan bibirmu sayang ku
-(SELAMAT HARI LAHIR)-
GADIS LYNNA
I want you to be happy

Jumaat, 23 Mac 2012

zero mind process

The ESQ Way 165 :
1 (satu) hati (value) yang ihsan pada God spot
6 (enam) prinsip moral berdasarkan rukun iman
5 (lima) langkah sukses berdasarkan rukun islam.
God spot sendiri didasarkan pada suara hati yang universal. Bahwa manusia siapa pun dia, agama apa pun yang dianut, bagaimanapun baik buruknya, mereka sebenarnya memiliki suara hati yang sama. Suara hati yang didasarkan pada Asma’ul Husna. Suara hati yang akan sama dirasakan oleh manusia di seluruh dunia. Dan inilah yang disebut dengananggukan universal.
Bahwa setiap manusia sebelum dilahirkan telah membuat perjanjian dengan Allah. Mengakui bahwa Allah-lah Tuhan mereka yang satu. Tidak ada Tuhan selain Dia. Saat ia lahir maka orang tuanyalah yang membuat dia menjadi pemeluk islam, nasrani dan sebagainya.

Dan (ingatlah) ketika Tuhanmu mengeluarkan Bani Adam keturunannya dari sulbinya, dan menyuruh mereka bersaksi terhadap dirinya sendiri (atas pertanyaan), ‘Bukankah aku Tuhanmu?’ Mereka manjawab, ‘Ya, kami bersaksi!’ (Yang demikian itu) supaya jangan kamu berkata di hari kiamat, “Kami tiada mengetahui hal ini.” (QS. Al A’raaf : 172)

Setiap diri dikarunia oleh Allah sebuah jiwa. Dengan jiwa itu ia bebas menentukan pilihan. Untuk berhenti di persimpangan-persimpangan yang kecil atau berhenti di persimpangan yang besar. Memilih antara kebaikan dan keburukan. Memilih untuk bereaksi positif atau negatif. Melanjutkan atau berhenti. Sabar atau marah. Sehingga kitalah yang menjadileader bagi diri kita. Bukan orang lain ataupun lingkungan kita. Kitalah aktornya, aktor untuk hidup kita. Kita pula lah yang menjadi penanggung jawab atas sikap yang telah kita ambil.
Dorongan suara hati itu misalnya saat hendak melakukan keburukan maka suara hati nurani akan melarangnya. Begitu berbuat sesuatu yang tidak sesuai dengan hati nurani, maka ia akan menyesalinya. Namun adakalanya suara hati terbelenggu dan “buta”. Buta untuk melihat nilai-nilai universal itu. Seringkali kita mengabaikan suara hati yang akhirnya mengakibatkan terjerumus ke dalam kejahatan, kecurangan, kekerasan, kerusakan, dan lain-lain.
Saat manusia begitu dekat dengan Allah. Maka dititik itulah kita akan mampu melihat segala sesuatu dengan lebih bijak. Kecerdasan spiritual kita terasah. Seperti Utsman bin Affan yang bisa membaca wajah orang yang maksiat. “Hati-hati dengan firasat orang mukmin, sebab ia melihat dengan nur Allah.” Lalu, bagaimana dengan kita?Astaghfirullah… Mari perbaiki diri.
Hati yang terbelenggu yang menyebabkan kita “buta”. Buta dalam membedakan kebaikan yang ikhlas dengan kebaikan karena mengharapkan pujian dari orang lain. Buta karena merasa diri jauh lebih baik dari orang lain. Buta karena terlalu asyik berprasangka negatif pada saudaranya.
Dalam ESQ untuk menjadikan kita bisa “melihat” lebih jelas, bersikap lebih tegas maka kita harus mengembalikan manusia pada fitrahnya, pada God spot-nya. Dengan demikian manusia mampu melihat dengan mata hatinya. Mampu memilih, memilah dan memprioritaskan pilihan yang benar sesuai dengan suara hati. Sesuai dengan tuntunan dari Ilahi Rabbi.
Pembersihan God spot disebut Zero Mind ProcessZero Mind Process (ZMP) adalah pembentukan hati dan pikiran yang jernih dan suci. Kemerdekaan berpikir akan melahirkan pribadi-pribadi kreatif, berwawasan luas, terbuka, fleksibel, mampu berpikir jernih danGod spot yang kembali bercahaya (Ari Ginanjar Agustian, ESQ, hlm.83).
Gambar: Zero Mind Process

Hasil akhir dari ZMP adalah melahirkan suara hati ilahiah. Sehingga kita akan menjadi orang yang merdeka. Orang yang bebas dari prasangka-prasangka negatif, prinsip-prinsip hidup yang salah, pengalaman-pengalaman yang membelenggu pikiran, egoisme kepentingan, pembanding-pembanding yang subyektif dan belenggu-belengu fanatisme yang menyesatkan.
God spot menjadi pusat orbit dari keseharian hidup kita. Suara hati manusia adalah kunci spiritual karena ia adalah pancaran sifat-sifat Ilahi. Ketika jiwa manusia mengangguk, mengakui Allah sebagai Tuhan-nya maka saat itulah sifat-sifat Tuhan yang suci dan mulia muncul dari dalam God spot-nya dan dari situlah kecerdasan spiritual bermula. Anggukan yang membenarkan suara hati yang didasarkan pada Asma’ul Husna itu terus berjalan dan bisa dirasakan kecuali jika hati dalam keadaan tertutup. Untuk itulah manusia harus mencapai titik zero dan terbebas dari belenggu-belenggu pikiran (Agustian, hlm.86-87).
Karena dosa itu membelenggu. Keburukan yang kita lakukan itu tanpa kita sadari telah membuat kita jauh dari Allah. Dibutuhkan kejernihan hati sebelum mencari dan menemukan kebenaran. Kebenaran yang sesuai dengan kehendak Allah, Sang Pencipta.
“Ya Allah, aku berlindung kepada-Mu dari ilmu yang tidak bermanfaat, dari hati yang tidak khusyu’, dari jiwa yang tidak puas, dan dari doa yang tidak dikabulkan.”
Allahu a’lam bish shawab…

Referensi:
1. Al Qur'an
2. ESQ, The ESQ Way 165, Ary Ginanjar Agustian.
3. The Way to Win, Solikhin Abu Izzudzin.





Selasa, 13 Mac 2012

KISAH HATI



Kesalahan itu berasal dari tiga sumber, dari hati, dari fikiran dan dari tangan.

Apabila kesalahan datang dari tangan, bisa jadi fikiran dan hati masih benar, tapi tindakan tidak sejalan.

Apabila dari fikiran salah, bisa jadi hati masih benar, fikiran tidak sejalan.

Akan tetapi apabila salah sudah dimulai dari hati, maka salah pula semua fikiran dan semua tindakan.


(Ary Ginanjar Agustian)


" Dalam diri manusia ada segumpal daging, apabila baik daging itu baik pula semuanya, apabila buruk daging itu buruk pula semuanya. segumpal daging itu namanya " hati " ( Al Hadist )


LAYARI http://alltopup4u.blogspot.com/

Anda patut ketahui 9 keunikan water filter ini berbanding water filter lain dipasaran. Keunikan ini memang anda tidak akan anda temui pada mana-mana water filter lain.

1. Hasil inovasi seorang doktor perubatan Islam & bekas pesakit kanser


2. Idea tercetus adalah hidayah Allah daripada musibah penyakit kanser STAGE 4

3. Dihasilkan dengan teras yang berciri-cirikan Air Zam-Zam

4. Satu-satunya water filter yg mewujudkan konsep SAMAK bagi menSUCIkan air

5. Satu-satunya water filter di dunia yg menggunakan Teknologi Bamboo Qun

6. Satu-satunya water filter yg menggabungkan fungsi 2 + 1 - dwifungsi Rxwater & Rxozone

7. Satu-satunya brand tempatan yg mendapat Anugerah MALAYSIA GOOD DESIGN

8. Disertakan dengan amalan peminuman - Terapi MiFiRo. Tiada mana-mana penapis air yg mempunyai panduan peminuman yg sebenar

9. 9 tahun di pasaran dan ramai yang telah mendapat manfaat penyembuhan. Antaranya ialah pesakit kanser, kencing manis, penyakit kulit kronik dan sebagainya.

Dengan 9 KEUNIKAN ini, tiada sebab untuk anda TIDAK MEMILIH Rxwater sebagai Penapis Air rumah anda.
Sila hub. HOTLINE kami di 0177764369 atau PM kami disini utk tempahan.

Ahad, 4 Mac 2012

Serlah Potensi Diri Saya


Menoleh ke dalam diri
Usah terasa kecil
Lihatlah apa uniknya diri
Pasti ada sesuatu yang menarik
Tuhan tidak mencipta sesuatu dengan
sia-sia
....................................................

Untuk menggapai kecemerlagan
Mungkin ada pada bakat dan kemahiran
Yang perlu digilap
....................................................

Manusia perlu sedar
Perlu ada anjakan paradigma dalam
Nilai diri positif
....................................................
Fokus yang positif
Ada sesuatu yang lebih bererti
Moga terus cemerlang
Membaiki kekurangan diri

Pupuk bakat dan minat
Suluhlah ke dalam diri
Agar terkilau sebutir mutiara
Perlu dibajai setiap hari
Agar kemilaunya bergemerlapan
Menyemarak diri
..................................................................

http://mohdayub2202.blogspot.com/
...............................................................
Dipetik daripada buku
“Terima Kasih Tuhan Atas Cinta Ini”,
tulisan Zuhriah Mohamad Juoi,
 terbitan Karya Bestari.

Rabu, 29 Februari 2012

Si Penjaga Tol Yang Bahagia


Dengan Nama Allah Yang Maha Pemurah Lagi Maha Penyayang
Selawat dan salam ke atas Junjungan Mulia, Muhammad yang sentiasa dirindui
(Adaptasi dari kisah nyata, yang dialami oleh guru saya, Dr Ary Ginanjar Agustian @ Pak Ary, Pengasas Model ESQ165)


Seorang penjaga tol.
Biasanya, apabila kita melalui kaunter tol (bertiket), kita hanya akan mendapat tiket dan meneruskan perjalanan. Sesekali kita membaca tag nama si penjaga tol, dan jarang-jarang kita nampak wajahnya, apatah lagi senyumannya.
Suatu hari, Pak Ary melalui tol yang biasa dilaluinya setiap kali dari rumah ke tempat kerja.
Penjaga tol itu menyapanya sambil tersenyum,
“Selamat pagi, Pak. Semoga selamat perjalanannya.”
Pak Ary terpegun.
Pertama kali disapa begitu, dan membuatkan Pak Ary bahagia meneruskan perjalanannya.
Keesokannya, Pak Ary melalui tol itu lagi, dan disapa lagi oleh si penjaga tol yang budiman. Bukan hanya kepada Pak Ary, bahkan sapaan dan doa itu diberikan kepada setiap pemandu yang melalui kaunter tolnya.
Lantas, Pak Ary memarkir keretanya, dan pergi bertemu si penjaga tol.
Pak Ary bertanya,
“Saya melihat Tuan begitu bahagia. Apakah gaji Tuan lebih tinggi dari penjaga tol yang lain?”
Si penjaga tol menjawab,
“Tidak, gaji kami sama sahaja.”
Pak Ary bertanya lagi,
“Apakah Tuan pernah dipindahkan dari tempat lain?”
Si penjaga tol menjawab,
“Ya, pernah. Dulu saya menjaga kaunter tol hala Utara, dan sekarang saya menjaga kaunter tol hala ke Selatan.”
Pak Ary tersenyum. Masih belum berpuas hati, dia kembali bertanya,
“Mengapakah sikap Tuan berbeza daripada penjaga tol yang lain?”
Si penjaga tol tersenyum, lalu berkata,
“Saya adalah seorang penjaga tol, bukan seorang yang berpelajaran tinggi. Saya bukan guru, yang amalnya boleh membawanya ke syurga. Saya juga bukan doktor, yang kerjanya boleh membawanya ke syurga. Saya bukan juga jurutera, yang karyanya boleh membawanya ke syurga. Saya orang biasa-biasa, bukan orang-orang elit seperti kalian. “
Sambungnya lagi,
“Saya percaya, orang-orang yang lalu di tol ini, pastinya orang-orang yang berburu-buru mahu ke tempat kerja mereka. Mereka memilih melalui jalan ini (lebuhraya), supaya cepat tiba. Barangkali yang lalu itu seorang guru, yang bila dia lalu di sini, akan segera bertemu anak didiknya. Barangkali dia seorang doktor, yang lalu di sini dan segera dapat merawat pesakitnya.”
Berkata si penjaga tol itu lagi,
“Justeru, ketika saya menyapa dan mendoakan keselamatan perjalanan mereka, saya berharap agar saya juga mendapat saham terhadap kerja dan karya mereka yang akan membawa mereka menuju perjumpaan mulia dengan Tuhannya di syurga. Moga tiket tol yang saya hulurkan kepada mereka, dan doa-doa saya itu, bisa menjadi tasbih saya kepada Allah. Itu sahaja yang mampu saya lakukan, dan saya bahagia.”
Subhanallah….
Dia hanya penjaga tol.
Dan dia bahagia.
Kita?




Ahad, 26 Februari 2012

PELITA YANG MENYALA

Perhatikan bagaimana sebuah lampu Pelita menyala. Ia perlu sebuah kaca pelindung supaya tidak tertiup angin agar api kecilnya tetap menyala. Ia selalu minta diisi minyak oleh orang lain sebagai sumber bahan bakarnya Inilah gambaran orang baik yang memberi manfaat cahaya kpd sekitar akan tetapi ia sesungguhnya lemah. Ia selalu memerlukan orang lain yang melindunginya. Ia selalu memerlukan minyak pujian, penghargaan, pengakuan, belas kasihan, dan perhatian orang lain.

Ketika tidak ada minyak itu maka lampu pelitanya padam.

Akan tetapi Cahaya yang abadi adalah apabila minyaknya bukan dari Timur dan atau dari Barat, akan tetapi ia menyala dengan sendirinya. Karena sumber cahayanya bersumber dari Cahaya diatas Cahaya.

Itulah perbedaan antara orang yang berbuat baik tapi bergantung kepada manusia, dan orang yang berbuat baik tetapi bergantung pada Allah. Kita termasuk yg mana ?

"Allah (Pemberi) cahaya (kepada) langit dan bumi. 

Perumpamaan cahaya Allah adalah seperti sebuah misykat, yang didalamnya ada pelita.

Pelita itu didalam kaca, kaca itu bagaikan sebuah bintang yang bercahaya seperti mutiara, 
yang dinyalakan dengan minyak dari pohon yang diberkahi.
Yaitu pohon zaitun yang bukan dari timur atau dari barat, 
yang minyaknya menyala walaupun tidak disentuh api.

Cahaya diatas cahaya, 
Allah membimbing kepada cahaya-Nya bagi siapa yang dikehendaki.
Dan Allah membuat perumpamaan bagi manusia, 
dan Allah Maha Mengetahui segala sesuatu."
QS. Annur: 35

PETIKAN DARI:

Ary Ginanjar Agustian

DOA MENDAPAT BERKAT, ILMU,
REZEKI DAN KESIHATAN:

“Ya Allah, aku memohon kepada Engkau
Ilmu yang berguna, rezeki yang luas dan
sembuh dari segala jenis penyakit.” 

 Andai Malaikat Izrail sudah memanggil, sempatkah lagi kita untuk bertaubat? Fikir-fikirkan...